Jumat, 08 Februari 2013

Pemimpin Berhentilah Memerintah

PEMIMPIN BERHENTILAH MEMERINTAH

"Pemimpin sejati melayani. Melayani
orang-orang. Melayani minat terbaik
mereka. Dalam memimpin, mereka tidak
selalu bertindak populer, dan tidak
juga selalu mengesankan. Tetapi
pemimpin sejati selalu dimotivasi
oleh kepedulian kasih dibandingkan
hasrat kejayaan pribadi dan mereka
pun bersedia membayar harganya" -
Eugene B. Habecker
Dear Friends pemimpin yang baik,
Memimpin yang efektif bukanlah
mengenai bagaimana memerintah anak
buah. Semua orang pun bisa melakukan
hal itu jika diberi kekuasaan.
Memimpin yang efektif adalah sebuah
seni melayani. Pemimpin yang memiliki
banyak pengikut adalah pemimpin yang
melayani.
Menurut pakar kepemimpinan John C.
Maxwell, untuk menjadi orang besar
kita harus mau menjadi yang paling
kecil dan juga pelayan bagi orang
lain.
Layanilah orang lain dengan melakukan
apa yang kita minta lakukan pada
orang lain. Bersedia menyingsingkan
lengan baju kita untuk bekerja.
Otomatis Anda akan menjadi contoh
bagi karyawan atau pengikut Anda.
Dengarkan aspirasi karyawan Anda dan
berempatilah pada mereka. Empati Anda
akan menimbulkan rasa hormat mereka
terhadap Anda, serta memberikan
pertumbuhan pada diri Anda dan
pengikut Anda. 
Jadilah mentor mereka. Menjadi mentor
adalah bagaimana kita mengubah
seseorang menjadi seseorang yang
lebih baik lagi.
Fokuslah juga pada solusi
permasalahan, bukan pada kesalahan
karyawan Anda. Formulasikan rencana
tindakan Anda untuk mengatasinya.
Jika Anda ingin menjadi pemimpin pada
tingkat tertinggi, bersedialah
melayani orang yang paling rendah.  

pemimpin didunia, dari semua makhluk ciptaan Alloh SWT adalah Manusia
 pemimpin manusia yang ada di bumi ini adalah hati (ketua) dan wakilnya adalah otak atau pikiran, selanjutnya untuk anggota dan seterusnya masyarakat adalah anggahota tubuh manusia dari mulai rambut kalau ada rambutnya, kepala dan sapai telapak kaki. itu smua di pimpin oleh hati.dan banyak lagi tugas-tugas nya hati sebagai pemimpin.
oleh sebab itu , jika kita mengingginkan apa yang kita inginkan itu tergantung hati yang ada pada diri kita. hal-hal yang kita inginkan salah satunya ingin mendapat ketenangan, kesenangan dan lainsebaginya. untuk itu, sekarang ini jangan salah pimpinan dunia (PBB) Pimpinan Negara (Presiden / Raja) pimpinan daerah dan terus kebahawan sampai kepala rumah tangga.. 
yang paling utama bagi manusia itu bagai mana caranya kita untuk mengatur diri kita rakyat rakyat kita yaitu tangan ,mata , telinga , lidah dan sebagainnya dari tubuh kita. dan ingat yang paling utama disidang di akhirat nanti adalah hati kita dan anggota tubuh kita meminta pertanggung jawaban ,itu sebelum orang lain yang meminta pertanggung jawaban kepada kita.. 
intinya sajalah bagaimana kita mengatur hidup untuk bisa bertaqwa kepada Alloh Subhanahu Wata'ala  (menurut islam) dengaan langkah yang kita gerkana untuk melalui jurang kemusyrikan( neraka) .

apa yang kita harus jalankan atau kita laksanakan?
  "melaksanakan perintah alloh dan menjauhi larangan alloh"
 "mempunyai akhlaqul karimah, dengan ikhlash ,ridho karena alloh SWT."
apapun aktivitasnya. mau wajib mau sunnah , makruh ,mubah, haram itu terserah.tapi ingat kita semua pasti tahu mana yang baik (bermanfaat bagi kita)dan mana yang buruk (merugikan kita) 
pa bila melaksanakan kebaikan, kita mendapat poin, katakanlah poin disina melaksanakan satu kali mendapat poin 1 (satu) bgeitu halnya keburukan atau kejelekan. keduanya itu terus bertolak belakang.
nah kalu saya contohkan:
melaksanakan kebaikan. poin 1 = +1(ples satu
melaksanakan kejelekan dapat satu 1= -1(min satu)
jika kita melaksanakan kedua duanya apa yang kita dapatkan hanya sia sia saja.karena kebaikan tambah kejelekan sama dengan 0(tidak dapat apa apa)
akan tetapi kebaikan di dalam islam sangat luar biasa alias berlipat lipat jadi jikalau kita melaksanakan kejelekan dari yang ber lipat lipat itu dikurangi satu jadi masih banyak yang tersisa kebaikannya  , nah itu lah kenapa islam dikatakan agama yang selamat apa bila kita termasuk islam kedalam islam. akan tetapi kita termasuk islam yang berhianat kepada islam  wah itu termasuk pada kejelekan poin nya lebih banyak dari pada kebaikan. 
hanya itu yg dapat saya sampai kan jikalau kita bahas mengenai islam intinya ilmu islam itu gak bakalan cukup di publikasikan disini walau pun luas jaringan beberapa puluh triliun pun kilobaitnya itu gak bakalan cukup, malah akan terjadi eror ngeheng saking banyaknya ilmu .subhanalloh.......allohu akbar..
"ubaidillah alamsyah rosyidin mansyur"